Lowongan kerja dan resep masakan

Info lowongan kerja dan resep masakan

LAMPIRAN I ( FORMULIR 1770 – I )

Posted by wpsatuw2 on January 27, 2009

LAMPIRAN I ( FORMULIR 1770 – I )
PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI
Formulir ini digunakan untuk menghitung besarnya seluruh penghasilan neto dalam negeri yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak sendiri, isteri dan anak/anak angkat yang belum dewasa dari usaha, pekerjaan bebas, pekerjaan dan penghasilan lainnya, kecuali penghasilan :
1. Isteri yang telah hidup berpisah;
Isteri yang melakukan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan, yang harus dilaporkan dalam SPT Tahunan PPh isteri sendiri.
2.
(Pasal 4, Pasal 6, Pasal 8, Pasal 9, Pasal 10, Pasal 11 dan Pasal 11A UU PPh).

TAHUN PAJAK
Diisi pada kotak yang tersedia sesuai dengan Tahun Pajak, misalnya 2005, 2006, dst.
Contoh : Tahun buku 2006 2 0 0 6
Periode Januari – Desember 0 1 0 6 s.d 1 2 0 6

BAGIAN A :
PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN ATAU PEKERJAAN BEBAS BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN PEMBUKUAN

Bagian ini diisi oleh Wajib Pajak yang menggunakan pembukuan, untuk melaporkan besarnya penghasilan neto dalam negeri dari usaha dan atau pekerjaan bebas yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak sendiri, istri dan anak/anak angkat yang belum dewasa dalam Tahun Pajak yang bersangkutan.

Bagi Wajib Pajak yang laporan keuangannya telah di Audit oleh Kantor Akuntan Publik wajib mencantumkan Nama Akuntan Publik yang menandatangani Laporan Audit dan Nama Kantor Akuntan Publik beserta NPWP Akuntannya dan kolom Opini Akuntan diisi sesuai dengan kode opini sebagai berikut:
Kode 1 untuk Wajar Tanpa Pengecualian;
2 untuk Wajar Dengan Pengecualian;
3 untuk Tidak Wajar;
4 untuk Tidak Ada Opini.
Demikian pula apabila Wajib Pajak menggunakan jasa konsultan pajak, diisi dengan nama Konsultan Pajak sesuai dengan surat kuasa dan nama Kantor Konsultan Pajak beserta NPWP Konsultan Pajaknya.

URAIAN
Kolom (2)

Angka 1
PENGHASILAN DARI USAHA DAN ATAU PEKERJAAN BEBAS BERDASARKAN LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL
Diisi dengan jumlah penghasilan dari kegiatan pokok dan biaya berdasarkan Laporan Keuangan Komersial yang dilampirkan pada SPT Tahunan baik yang belum di Audit maupun yang telah di Audit oleh Kantor Akuntan Publik.

PEREDARAN USAHA
Huruf a
Diisi dengan jumlah seluruh penghasilan dari kegiatan/usaha pokok dan/atau dari pekerjaan bebas yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak selama tahun pajak yang bersangkutan berdasarkan pembukuan, termasuk didalamnya penghasilan dari kegiatan pokok yang dikenakan PPh Final.
Catatan : Penghasilan dan biaya lainnya (penghasilan dan biaya yang berasal dari bukan kegiatan/usaha pokok Wajib Pajak) dilaporkan pada Bagian D Formulir 1770-I Halaman 2.

HARGA POKOK PENJUALAN
Huruf b
Diisi sesuai dengan jumlah Harga Pokok Penjualan menurut pembukuan.
Bagi Wajib Pajak yang melakukan Usaha Dagang, kolom ini diisi dengan Harga Pokok Penjualan usaha dagang selama Tahun Pajak yang bersangkutan.
a. Bagi Wajib Pajak yang melakukan Usaha di Bidang Industri, kolom ini diisi dengan harga pokok penjualan usaha industri selama Tahun Pajak yang bersangkutan.
b. Bagi Wajib Pajak yang melakukan Usaha di Jasa, kolom ini diisi dengan harga pokok usaha jasa, yaitu jumlah biaya yang berhubungan langsung dengan peredaran/penerimaan bruto.

LABA/RUGI BRUTO USAHA
Huruf c
Diisi dengan hasil pengurangan peredaran usaha (a) dengan harga pokok penjualan (b).

BIAYA USAHA
Huruf d
Diisi dengan jumlah biaya usaha, seperti : biaya penjualan, biaya umum dan administrasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: